Minggu, 12 Mei 2013

Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda tentang bagaimana melakukan deteksi dini dan cara menghindari kanker indung telur serta mengetahui gejala-gejala kanker indung telur.
Mengenali gejala-gejala kanker indung telur merupakan langkah awal untuk mendeteksi keberadaan kanker indung telur sejak dini. Pengobatan yang cepat dan tepat akan memperbesar prognosis kesembuhan dari kanker indung telur. Pastikan gejala-gejala kanker indung telur berikut tidak bersarang dalam tubuh Anda dan orang tercinta Anda.

Mengenali Gejala-Gejala Kanker Indung Telur

Kanker indung telur sering kali baru terdeteksi pada stadium lanjut dimana massa tumor sudah mulai menekan organ-organ di sekitarnya. Namun, tanda dan gejala kanker indung telur dapat dikenali, antara lain:
  • Siklus menstruasi yang abnormal.
  • Diare, kembung, atau sembelit.
  • Rasa nyeri dan berat di rongga panggul.
  • Peningkatan atau penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya.
  • Pembengkakan perut yang tidak nyeri.
  • Perdarahan melalui vagina yang tidak lazim.
  • Mual-mual dan kehilangan nafsu makan.
  • Sering buang air kecil.
  • Sesak napas dan demam.
  • Nyeri saat berhubungan intim.
Penting untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut bila ada beberapa gejala di atas Anda alami bersamaan. Ingat, penanganan yag cepat dan tepat akan meningkatkan harapan hidup Anda.

Faktor Resiko Terserang Kanker Indung Telur

Umumnya, kanker indung telur dapat menyerang mereka yang mempunyai latar belakang berikut ini:
  • Wanita di atas 50 tahun.
  • Datang bulan sebelum usia 12 tahun.
  • Mandul, belum pernah hamil atau memiliki anak setelah usia 30 tahun.
  • Obesitas (Kegemukan).
  • Penggunaan obat-obat kesuburan.
  • Riwayat keluarga yang menderita kanker ovarium dan payudara.
  • Adanya polutan asbetos, talkum, dan polutan industri lainnya.
Tentu saja beberapa faktor tersebut tidak selalu menyebabkan seseorang terkena kanker indung telur, namun didapati bahwa sebagian besar penderita kanker ini mempunyai latar belakang dari faktor-faktor yang disebutkan di atas.
Tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari makanan berlemak tinggi, menghindari polutan industri, menghindari penggunaan bedak dan deodoran semprot pada daerah genital.
Anda juga perlu waspada jika memiliki riwayat keluarga terkena kanker indung telur, uterus, dan payudara, dan dilarang menggunakan kontrasepsi yang mengandung hormon suntikan maupun kontrasepsi oral atau pil serta melakukan pemeriksaan secara berkala.
Baca juga artikel Obat Kanker Indung Telur untuk mendapatkan informasi seputar pengobatan medis yang tersedia dan herbal apa yang efektif menumpas kanker indung telur.
Apa jadinya bila otak Anda bermasalah? Otak bertanggung jawab atas fungsi pengenalan, emosi, ingatan, dan segala bentuk pembelajaran.
Otak juga mengatur sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.
Ya, otak adalah pusat pengendalian pikiran dan seluruh tubuh. Seperti bagian tubuh lainnya, otak juga tidak luput dari ancaman penyakit termasuk kanker otak.
Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda tentang cara melakukan deteksi dini, menghindari kanker otak, dan bagaimana Anda dapat mengetahui gejala-gejala kanker otak yang sangat variatif, tergantung di mana tumor atau kanker itu bersarang dalam otak.

Penyebab dan Gejala-Gejala Kanker Otak

Faktor keturunan, riwayat terkena benturan keras, pola hidup yang kurang sehat, terkena radiasi, dapat memicu berkembangnya sel kanker pada otak. Segera lakukan pemeriksaan secara medis bila gejala-gejala kanker otak berikut timbul.
Beberapa gejala kanker otak yang umum meliputi sakit kepala (menetap di daerah tertentu) yang disertai mual sampai muntah yang menyemprot, daya penglihatan berkurang, penurunan kesadaran, gangguan berbicara, gangguan pendengaran, gangguan berjalan/keseimbangan tubuh (bila tumor atau kanker terdapat di otak kecil), gangguan syaraf, anggota gerak melemah atau kejang, mengalami gangguan dalam fungsi intelektual termasuk daya ingat.

Pencegahan Kanker Otak

Untuk melakukan pencegahan kanker otak, Anda dapat mengikuti langkah berikut: Pola hidup sehat, seperti menghindari konsumsi alkohol, rokok, dan makanan yang mengandung zat kimia/pengawet; Melakukan pemeriksaan secara teratur bagi yang memiliki faktor resiko terkena kanker otak, terutama yang memiliki riwayat penderita kanker otak (MRI dan CT-Scan), dan Konsumsi makanan/minuman yang mengandung antioksidan.
Antioksidan dapat membantu sel-sel tubuh menangkal radikal bebas penyebab kanker.  Dengan melakukan pencegahan tentu jauh lebih mudah daripada mengobati kanker otak, baik dari segi waktu dan biaya.
Baca juga artikel Obat Kanker Otak untuk mendapatkan informasi seputar pengobatan medis yang tersedia dan herbal apa yang efektif menumpas kanker otak.
Sebagai alternatif dari pengobatan secara medis, herbal Sarang Semut sudah banyak digunakan sebagai alternatif untuk untuk mengobati kanker otak. Silakan kunjungi halaman Sekilas Sarang Semut Untuk mendapatkan informasi lebih jauh tentang herbal ini. Sedangkan, untuk melihat salah satu testimonial yang kami terima tentang bagaimana Sarang Semut dapat membantu penyembuhan sakit kanker otak dengan cepat kunjungi halaman ini.
Mulai kini, Anda harus waspada terhadap obat-obatan yang Anda konsumsi untuk mengatasi berbagai penyakit. Beberapa obat kimia yang dijual umum ternyata dapat meningkatkan tekanan darah.
Dalam banyak kasus, tekanan darah tinggi adalah hasil akumulasi dari banyak faktor penyebab selama bertahun-tahun, dan salah satu faktornya adalah konsumsi obat yang menaikkan tekanan darah.
Tentu saja, obat-obatan ini menyebabkan tekanan darah tinggi seketika begitu Anda mengonsumsinya. Jika Anda penderita darah tinggi dan terserang penyakit seperti flu dan batuk ataupun yang lainnya waspadai beberapa obat di bawah ini atau selalu biarkan dokter tahu bahwa Anda memiliki darah tinggi sehingga ia bisa memberikan resep obat lainnya atau menurunkan dosisnya.
  • Acethominophen atau Paracetamol
    Acethominophen dikenal sebagai penghilang rasa sakit dan penurun panas. Penelitian telah mengungkapkan bahwa wanita yang mengonsumsi acethominophen dengan dosis 500 gr atau lebih per hari memiliki tekanan darah yang melonjak tajam. Beberapa acethominophen mengandung Tylenol untuk menurunkan demam. Jika Anda bukan pengidap darah tinggi, Anda harus tetap waspada dan memeriksa tekanan darah 30 menit setelah mengonsumsi acethominophen. Jika naik drastis, Anda dapat meminta dokter untuk menurunkan dosisnya atau mengganti dengan obat penghilang rasa sakit lainnya.
  • Antidepresant (obat penenang)
    Hanya untuk beberapa pasien, antidepresant dapat menaikkan tekanan darah. Obat penenang ini meredakan depresi dengan cara merubah respon otak terhadap senyawa yang berhubungan dengan mood. Masih belum diketahui mengapa beberapa jenis obat penenang menaikkan tekanan darah.
  • Pil KB
    Beberapa wanita yang mengonsumsi Pil KB ditemukan naik tekanan darahnya. Ini disebabkan oleh hormon yang terkandung dalam pil menyebabkan menyempitnya pembuluh darah. Hampir semua pil KB menaikkan tekanan darah, silahkan konsultasikan pada dokter jika ingin menggunakan pil KB.
  • Decongestant
    Decogestant
    adalah obat flu yang meredakan hidung tersumbat dan batuk. Obat ini bekerja dengan menyempitkan dan memperkecil pembuluh darah pada hidung untuk mengurangi penyumbatan. Untuk itu, Mayo Clinic menyarankan jika penderita darah tinggi terserang flu, jangan membeli sembarang obat decongestant yang tersedia di apotik tanpa resep atau obat-obat lain yang mengandung decongestant seperti pseudophedrine, ephedrine, phenylephrine, naphozoline dan oxymetazoline. Sebagai alternatif, penderita hipertensi bisa mengonsumsi obat rumahan seperti air jeruk nipis dan madu atau berkumur dengan air garam atau minum air hangat secara rutin.
  • Immunosuppressant
    Immunosuppressant adalah obat yang diberikan pada mereka yang kekebalan tubuhnya kurang seperti pada penyakit lupus atau bagi mereka yang baru saja melakukan transplantasi organ. Obat ini menaikkan tekanan darah diduga akibat adanya efek terhadap ginjal.
Meski Anda kurang paham mengenai istilah-istilah obat-obatan namun Anda tak bisa menutup mata bahwa obat-obatan ini bisa memperburuk tekanan darah tinggi yang berpotensi menyebabkan penyakit jantung. Selalu periksa obat-obatan Anda agar tekanan darah bisa terjaga.
Kita semua ingin bebas melakukan aktivitas yg patut tanpa ada sesuatupun yg dapat menghalangi kita untuk mengekspresikan bakat kita masing-masing bukan?
Namun, sayang sekali beberapa dari antara kita ada yang terbatasi oleh gangguan penyakit seperti Hepatitis.
Mari coba kita pahami apa itu hepatitis dan pencegahan apa yg penting kita lakukan. Kemudian, bila sudah terjangkit, tindakan apa yg dapat kita tempuh untuk mengatasinya.Hepatitis merupakan peradangan organ hati atau liver.
Penyakit ini tergolong penyakit yang sangat berbahaya karena menyerang organ vital manusia yaitu hati. Apa saja penyebab hepatitis? Mari kita simak uraian berikut.

Hepatitis Akibat Virus

Infeksi virus masih menjadi penyebab utama penyakit hepatitis. Ada beberapa jenis virus yg menyebabkan hepatitis, yaitu virus hepatitis A, virus hepatitis B, virus hepatitis C, virus hepatitis D, virus hepatitis E, dan virus hepatitis G. Beberapa virus-virus ini terdapat pada makanan yang tidak bersih dan hubungan seks yang tidak sehat dan tidak normal.

Penyebab Hepatitis Non-Virus

Selain serangan virus, penyebab hepatitis lainnya dapat dipicu oleh bahan kimia  seperti racun, jamur beracun, kloroform, dan minuman beralkohol. Selain itu, hepatitis juga dapat disebabkan oleh metabolisme yang abnormal.
Ini terjadi karena timbunan lemak yang berlebihan di organ hati. Kondisi ini sering kali dialami oleh wanita selama kehamilan yang disebabkan oleh pola makan yang salah. Selain itu juga bisa terjadi karena kelebihan unsur tembaga di sekitar organ hati dan otak.

Gejala-Gejala Hepatitis

Gangguan hati pada umumnya tidak terlihat jelas pada penderitanya kecuali jika kondisinya sudah sangat parah. Ini terjadi karena organ hati diciptakan dengan sangat mengagumkan, dimana sel hati dapat beregenerasi dengan cepat.
Namun kami menyediakan informasi yang sangat bermanfaat bagi Anda untuk mengenali beberapa gejala umum yang dialami pengidap hepatitis. Berikut ini beberapa gejala yang umum ditemui pada penderita peradangan hati:
  • Warna kekuningan pada kulit atau putih mata.
  • Air seni berwarna kecoklatan seperti teh.
  • Berat badan berkurang drastis.
  • Kurang nafsu makan.
  • Diare.
  • Warna tinja pucat.
  • Cepat lelah.
  • Kadar gula rendah.
  • Nyeri perut bagian atas.
  • Demam meriang.
  • Libido menurun.
Jika Anda merasa mengalami beberapa keluhan di atas, kami sarankan segera melakukan pemeriksaan ke puskesmas atau rumah sakit.

Bagaimana Mencegah agar Terhindar dari Hepatitis?

Mengingat bahwa hepatitis lebih cenderung disebabkan oleh virus, maka sangat dianjurkan untuk menjaga kebersihan diri. Berikut ini tindakan-tindakan pencegahan yang perlu Anda lakukan;
  • Mencuci tangan dengan sabun setelah Anda selesai beraktifitas, keluar dari toilet, berjabat tangan dengan orang-orang. Kontak fisik dengan binatang, dan saat Anda akan makan.
  • Hindari narkoba, alkohol, alat suntik, alat cukur bersama.
  • Olahraga secukupnya dengan teratur.
  • Hubungan seks yang sehat dan tidak berganti-ganti pasangan.
  • Gunakan obat-obatan yang direkomendasikan para dokter.
  • Konsumsi rutin makanan dengan pola yang seimbang.
Dengan melakukan beberapa tips di atas semoga Anda tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit-penyakit yang mengerikan lainnya, termasuk hepatitis.

Pengobatan Apa yang Tersedia untuk Penderita Hepatitis?

Bagi Anda penderita hepatitis A, cukup hanya istirahat total (bedrest). Untuk penderita hepatitis B,sekarang ini ada obat baru yang disebut Lamivudin dan untuk hepetitis C tersedia obat Interferon dan Ribavirin yang penggunaannya harus dalam pengawasan dokter.
Namun pada intinya, semua semua jenis Hepatitis ini bisa berkembang secara bertahap, tanpa diketahui oleh penderitanya. Dengan begitu, banyak pasien yang baru menyadari dirinya sakit setelah penyakit berkembang sudah terlalu parah.
Hal tersebut bisa mengakibatkan kanker hati dan ada pula yang terpaksa menjalani transplantasi hati yang membutuhkan dana yang sangat mahal.
Tetapi sekarang para penderita hepatitis dapat merasa lega karena telah tersedia obat herbal sebagai terapi alternatif yang sangat ampuh untuk pengobatan hepatitis ini yaitu Sarang Semut.
Apa jadinya bila otak Anda bermasalah? Otak bertanggung jawab atas fungsi pengenalan, emosi, ingatan, dan segala bentuk pembelajaran.
Otak juga mengatur sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.
Ya, otak adalah pusat pengendalian pikiran dan seluruh tubuh. Seperti bagian tubuh lainnya, otak juga tidak luput dari ancaman penyakit termasuk kanker otak.
Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda tentang cara melakukan deteksi dini, menghindari kanker otak, dan bagaimana Anda dapat mengetahui gejala-gejala kanker otak yang sangat variatif, tergantung di mana tumor atau kanker itu bersarang dalam otak.

Penyebab dan Gejala-Gejala Kanker Otak

Faktor keturunan, riwayat terkena benturan keras, pola hidup yang kurang sehat, terkena radiasi, dapat memicu berkembangnya sel kanker pada otak. Segera lakukan pemeriksaan secara medis bila gejala-gejala kanker otak berikut timbul.
Beberapa gejala kanker otak yang umum meliputi sakit kepala (menetap di daerah tertentu) yang disertai mual sampai muntah yang menyemprot, daya penglihatan berkurang, penurunan kesadaran, gangguan berbicara, gangguan pendengaran, gangguan berjalan/keseimbangan tubuh (bila tumor atau kanker terdapat di otak kecil), gangguan syaraf, anggota gerak melemah atau kejang, mengalami gangguan dalam fungsi intelektual termasuk daya ingat.

Pencegahan Kanker Otak

Untuk melakukan pencegahan kanker otak, Anda dapat mengikuti langkah berikut: Pola hidup sehat, seperti menghindari konsumsi alkohol, rokok, dan makanan yang mengandung zat kimia/pengawet; Melakukan pemeriksaan secara teratur bagi yang memiliki faktor resiko terkena kanker otak, terutama yang memiliki riwayat penderita kanker otak (MRI dan CT-Scan), dan Konsumsi makanan/minuman yang mengandung antioksidan.
Antioksidan dapat membantu sel-sel tubuh menangkal radikal bebas penyebab kanker.  Dengan melakukan pencegahan tentu jauh lebih mudah daripada mengobati kanker otak, baik dari segi waktu dan biaya.
Baca juga artikel Obat Kanker Otak untuk mendapatkan informasi seputar pengobatan medis yang tersedia dan herbal apa yang efektif menumpas kanker otak.
Sebagai alternatif dari pengobatan secara medis, herbal Sarang Semut sudah banyak digunakan sebagai alternatif untuk untuk mengobati kanker otak. Silakan kunjungi halaman Sekilas Sarang Semut Untuk mendapatkan informasi lebih jauh tentang herbal ini. Sedangkan, untuk melihat salah satu testimonial yang kami terima tentang bagaimana Sarang Semut dapat membantu penyembuhan sakit kanker otak dengan cepat
Mulai kini, Anda harus waspada terhadap obat-obatan yang Anda konsumsi untuk mengatasi berbagai penyakit. Beberapa obat kimia yang dijual umum ternyata dapat meningkatkan tekanan darah.
Dalam banyak kasus, tekanan darah tinggi adalah hasil akumulasi dari banyak faktor penyebab selama bertahun-tahun, dan salah satu faktornya adalah konsumsi obat yang menaikkan tekanan darah.
Tentu saja, obat-obatan ini menyebabkan tekanan darah tinggi seketika begitu Anda mengonsumsinya. Jika Anda penderita darah tinggi dan terserang penyakit seperti flu dan batuk ataupun yang lainnya waspadai beberapa obat di bawah ini atau selalu biarkan dokter tahu bahwa Anda memiliki darah tinggi sehingga ia bisa memberikan resep obat lainnya atau menurunkan dosisnya.
  • Acethominophen atau Paracetamol
    Acethominophen dikenal sebagai penghilang rasa sakit dan penurun panas. Penelitian telah mengungkapkan bahwa wanita yang mengonsumsi acethominophen dengan dosis 500 gr atau lebih per hari memiliki tekanan darah yang melonjak tajam. Beberapa acethominophen mengandung Tylenol untuk menurunkan demam. Jika Anda bukan pengidap darah tinggi, Anda harus tetap waspada dan memeriksa tekanan darah 30 menit setelah mengonsumsi acethominophen. Jika naik drastis, Anda dapat meminta dokter untuk menurunkan dosisnya atau mengganti dengan obat penghilang rasa sakit lainnya.
  • Antidepresant (obat penenang)
    Hanya untuk beberapa pasien, antidepresant dapat menaikkan tekanan darah. Obat penenang ini meredakan depresi dengan cara merubah respon otak terhadap senyawa yang berhubungan dengan mood. Masih belum diketahui mengapa beberapa jenis obat penenang menaikkan tekanan darah.
  • Pil KB
    Beberapa wanita yang mengonsumsi Pil KB ditemukan naik tekanan darahnya. Ini disebabkan oleh hormon yang terkandung dalam pil menyebabkan menyempitnya pembuluh darah. Hampir semua pil KB menaikkan tekanan darah, silahkan konsultasikan pada dokter jika ingin menggunakan pil KB.
  • Decongestant
    Decogestant
    adalah obat flu yang meredakan hidung tersumbat dan batuk. Obat ini bekerja dengan menyempitkan dan memperkecil pembuluh darah pada hidung untuk mengurangi penyumbatan. Untuk itu, Mayo Clinic menyarankan jika penderita darah tinggi terserang flu, jangan membeli sembarang obat decongestant yang tersedia di apotik tanpa resep atau obat-obat lain yang mengandung decongestant seperti pseudophedrine, ephedrine, phenylephrine, naphozoline dan oxymetazoline. Sebagai alternatif, penderita hipertensi bisa mengonsumsi obat rumahan seperti air jeruk nipis dan madu atau berkumur dengan air garam atau minum air hangat secara rutin.
  • Immunosuppressant
    Immunosuppressant adalah obat yang diberikan pada mereka yang kekebalan tubuhnya kurang seperti pada penyakit lupus atau bagi mereka yang baru saja melakukan transplantasi organ. Obat ini menaikkan tekanan darah diduga akibat adanya efek terhadap ginjal.
Meski Anda kurang paham mengenai istilah-istilah obat-obatan namun Anda tak bisa menutup mata bahwa obat-obatan ini bisa memperburuk tekanan darah tinggi yang berpotensi menyebabkan penyakit jantung. Selalu periksa obat-obatan Anda agar tekanan darah bisa terjaga.
Makin canggih zaman, makin canggih pula penyakit yang mengancam manusia. Satu penyakit saja, kini sudah bermetamorfosa menjadi banyak ragam. Misalnya saja kanker, yang kini telah banyak jenisnya seperti kanker kulit, kanker hati, kanker nasofaring sampai kanker lidah. Apa itu kanker lidah?
Mungkin Anda salah satu dari banyak orang yang belum mengenal kanker lidah. Kasus yang paling menggegerkan dari kanker lidah pernah dialami oleh artis cantik Cecil Buckend. Cecil harus merelakan nyawanya karena menderita kanker lidah selama 2 tahun terakhir kehidupannya.
Mungkin selama ini banyak orang yang belum sadar akan keberadaan kanker lidah ini. Memang, kasusnya masih sangat jarang terjadi di masyarakat, namun resiko yang ditimbulkannya mengharuskan setiap orang untuk mengetahui apa itu kanker lidah, seperti apa pengobatannya dan bagaimana cara menanggulanginya dan lainnya.
Dengan kata lain, sedia payung sebelum hujan nampaknya lebih baik dilakukan ketimbang harus menderita sakit terlebih dulu. Kanker lidah ini merupakan sejenis kanker yang terjadi di rongga mulut, terutama sekali di bagian lidah.
Jika dibiarkan, penyakit ini membahayakan keselamatan karena bisa menyebabkan kematian. Kanker ini menyerang bagian belakang, pinggir, dan pangkal lidah. Penyakit ini bersifat merusak dan bisa berakibat fatal kalau tidak segera ditanggulangi.
Salah satu yang menjadi kendalanya ialah kasus kanker lidah yang masih tergolong rendah sehingga masyarakat cenderung mengabaikan gejala penyakit yang satu ini.

Penyebab Kanker Lidah

Kanker lidah ini belum diketahui penyebabnya secara pasti. Meski begitu, dari data medis, pria perokok merupakan golongan yang paling banyak terkena penyakit kanker lidah ini.
Namun, tidak menutup kemungkinan kaum wanita juga mengalami kanker lidah ini, seperti yang terjadi pada Cecil. Menurut kalangan medis, hal yang paling memungkinkan seseorang terkena kanker lidah ialah luka dan infeksi yang terjadi pada lidah dan area sekitarnya. Makanya, jangan anggap enteng jika terjadi luka di lidah Anda!
Penyebab lainnya yang diduga sebagai pemicu kanker lidah termasuk paparan sinar ultraviolet yang berlebihan, zat radioaktif, dan juga faktor melemahnya daya tahan  tubuh. Catat juga bahwa kanker lidah ini bisa disebabkan oleh faktor psikis dan genetik yang dapat memengaruhi tingkat keparahan penyakit ini.

Gejala-Gejala Kanker Lidah

Nah, ini yang paling penting: mengetahui apa saja gejala kanker lidah untuk kemudian ditindaklanjuti. Secara umum, kanker lidah ini memiliki gejala yang tidak berbeda jauh dengan sariawan.
Perbedaannya, jika sariawan, daerah di sekitar luka akan terasa lunak. Sedangkan pada kanker lidah, daerah di sekitar luka terasa mengeras dan terasa sakit dari leher sampai ke bagian telinga. Dan berikut merupakan gejala umum yang sering terjadi pada orang-orang yang menderita kanker lidah.
  • Terjadinya sariawan dan peradangan secara terus-menerus.
  • Timbulnya bercak berwarna merah atau putih dalam jangka waktu yang lama.
  • Anda akan sering mengalami mati rasa pada mulut.
  • Sering merasakan sakit di bagian leher sampai ke telinga.
  • Terjadinya peradangan dalam waktu lama pada lidah tanpa diketahui penyebabnya secara pasti.
  • Terasa nyeri ketika mengunyah makanan atau minum.
Selain mengetahui gejala-gejala apa saja yang ditimbulkan ketika seseorang terindikasi mengalami kanker lidah, hal terpenting lainnya juga mengetahui cara pengobatan ketika seseorang sudah terkena kanker ganas ini.
Tentu saja, jika terjadi hal-hal yang tidak normal sebagaimana dijelaskan di atas, Anda harus secepatnya berkonsultasi ke dokter untuk memastikan apakah gejala-gejala tersebut merupakan indikasi dari kanker lidah atau bukan?

Pengobatan Kanker Lidah

Biasanya, dokter akan memberikan perlakukan medis sesuai dengan hasil diagnosis awal. Pengobatannya sendiri biasanya dilakukan dengan radioterapi dan kemoterapi dengan tujuan untuk mengurangi terjadinya perluasan dan peradangan pada lidah.
Namun, jika kanker lidah sudah sampai pada tahap stadium akut, maka pengobatannya akan dilakukan dengan menggabungkan antara operasi dan radioterapi. Bagi mereka yang sudah melakukan operasi, ada beberapa hal yang biasanya dilakukan, misalnya, tidur tidak dianjurkan dengan menggunakan bantal dan harus terlentang.
Kemudian, pada hari berikutnya pasca operasi, si pasien haruslah dikondisikan setengah duduk setengah terlentang dengan tujuan untuk mengurangi hyperemia dan edema.
Kanker lidah ini tidak akan membahayakan ketika gejala awalnya sudah bisa dideteksi. Karena sebetulnya tidaklah sulit untuk mengetahui indikasi kanker lidah ini—sebagaimana yang dijabarkan di atas.
Gejala-gejala kanker lidah perlu penanganan dan tindak lanjut yang serius supaya peradangan di lidah yang akan menyebabkan kanker tidak semakin parah.
Makanya, kuncinya ialah responsif dan antisipatif untuk mengurangi peluang terkena kanker lidah. Jika Anda menemukan sesuatu yang tidak beres pada lidah maka direkomendasikan untuk segera berkonsultasi kepada dokter.

Kamis, 09 Mei 2013

Semakin mahalnya harga obat modern dan anggapan bahwa obat herbal lebih aman karena terbuat dari bahan alami, menjadi pendorong minat orang pada obat tradisional. Padahal, hal itu tak selalu benar.

Meskipun terbuat dari bahan-bahan alami, sebenarnya obat herbal juga memiliki potensi efek samping yang sama dengan obat sintetis. Menurut Prof.Maksum Radji, di dalam obat herbal yang disarikan dari bagian-bagian tumbuhan, misalnya akar, daun, kulit, juga terkandung senyawa kimia.

Kandungan senyawa yang terdapat dalam obat herbal ini, selain berkhasiat juga kemungkinan dapat menyebabkan efek samping yang dapat merugikan.
Herbal juga tidak bisa diminum sembarangan karena respons tiap individu bisa berbeda satu sama lain. Meski punya keluhan sama, belum tentu herbal yang diberikan cocok antara satu pasien dan pasien lain.

"Suatu produk herbal tersebut dinyatakan aman hanya apabila sudah dapat dibuktikan secara ilmiah keamanannya melalui serangkaian uji keamanan, antara lain uji toksisitas akut, uji toksisitas  sub- akut, uji toksisitas kronik, dan uji teratogenik," kata Guru Besar Tetap Ilmu Farmasi Universitas Indonesia itu kepada Kompas.com.
Ia menambahkan, beberapa efek yang tidak dikehendaki juga dapat terjadi apabila obat herbal dikonsumsi secara bersamaan dengan obat modern.

"Umumnya efek samping yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan obat herbal yang tidak terkontrol dengan baik antara lain adalah gangguan pada ginjal, gangguan hati, fotosensitifitas, alergi, dan gangguan tidur.  Pemberian obat herbal juga dihindari pada bayi, balita dan pada lansia yang fungsi organ tubuhnya sudah menurun," paparnya.

Beberapa obat herbal yang sempat "booming" beberapa waktu lalu, seperti buah merah, mahkota dewa, atau daun sirsak, menurut Maksum, sebenarnya sudah diteliti tetapi baru sampai pada tahapan penelitian biomedik.

Pada buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa), telah diteliti adanya kandungan ilmiah yang berkhasiat sebagai antidiabetes, antioksidan, antiperadangan, dan efeknya terhadap sel kanker. Sementara pada daun sirsak diketahui memiliki efek antibakteri, antiviral, dan antikanker.

Namun, umumnya penelitian masih dilakukan pada percobaan in vitro atau in vivo pada hewan coba. Hasil percobaan secara biomedik inilah yang seringkali dijadikan dasar bahwa obat herbal dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

"Padahal untuk dapat digunakan dalam pengobatan, masih diperlukan serangkaian tahapan uji klinik untuk memastikan tingkat keamanan, dosis, cara penggunaan, efikasi, monitoring efek samping dan interaksinya dengan senyawa obat lainnya," katanya.

Menurut Maksum, obat-obatan herbal biasanya baru memberikan hasil dalam jangka panjang, karena itu obat tersebut sebaiknya hanya dipakai untuk menjaga kesehatan atau pemulihan penyakit, sedangkan untuk penyembuhan penyakit dibutuhkan obat resep dokter. 

Reaksi Obat Herbal

Reaksi yang dimaksudkan di atas, biasanya akan muncul dalam bentuk yang berbeda-beda pada tiap orang. Terkadang, pada awal terapi herbal, perut Anda akan terasa seperti dikocok selama satu atau dua hari, pusing, mual, dan  sakit perut mungkin menyertainya.
Jika Anda mengalaminya, jangan khawatir! Secara umum dikatakan bahwa reaksi ini adalah efek penyesuaian tubuh, dimana tubuh menyesuaikan sistem metabolisme untuk bisa memanfaatkan pengobatan yang diberikan oleh herbal tersebut dan biasanya akan hilang setelah beberapa hari.
Selain efek penyesuaian tersebut, akan ada efek detoksifikasi, dimana tubuh mengeluarkan racun atau zat-zat berbahaya dari dalam tubuh ketika/setelah menerima pengobatan.
Reaksi yang mungkin muncul adalah batuk-batuk, pilek, demam, gatal-gatal, banyak mengeluarkan keringat, sering buang air kecil dan besar dan sekali lagi efek tersebut akan berbeda-beda pada tiap orang.
Jika Anda merasakan reaksi atau efek yang tidak menyenangkan tersebut, ketika/setelah menggunakan obat herbal, jangan menyerah dan menghentikan pengobatan yang diberikan, itu sama saja dengan menghentikan proses pengobatan dan pemulihan.
Jika Anda tidak yakin, konsultasikan dengan ahli herbal Anda dan ikuti petunjuk yang diberikan. Biasanya, ahli herbal akan menganjurkan Anda mengurangi dosis untuk meringankan efek tersebut dan memberikan waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan diri dengan bekerjanya obat herbal.

Bagaimana Reaksi Obat Herbal Bekerja?

 Seseorang yang memutuskan untuk menggunakan obat herbal sebagai pengobatan harus sabar menunggu hasilnya. Mengapa? Salah satu prinsip kerja herbal adalah reaksi obat herbal yang lambat.
Tidak seperti obat kimia yang bisa langsung bereaksi, reaksi obat herbal dan manfaatnya umumnya baru dapat dirasakan setelah beberapa minggu atau beberapa bulan penggunaan.
Hal itu disebabkan, senyawa-senyawa berkhasiat di dalam obat herbal membutuhkan waktu untuk menyatu dalam metabolisme tubuh. Berbeda dengan obat kimia yang bekerja dengan cara meredam rasa sakit dan gejalanya,  obat herbal bekerja dengan berfokus pada sumber penyebabnya.
Artinya, reaksi obat herbal bekerja dengan cara membangun dan memperbaiki keseluruhan sistem tubuh dengan memperbaiki sel dan organ-organ yang rusak.
Tak heran, dibutuhkan waktu yang relatif lebih lama untuk merasakan efek obat herbal dibandingkan jika kita menggunakan obat kimia. Alasan lain, kebanyakan obat herbal yang beredar di pasaran bukan berupa senyawa aktif yang diperoleh dari proses ekstraksi melainkan berasal dari bagian tanaman obat yang diiris, dikeringkan, dan dihancurkan.
Alasan Orang Memilih Obat Herbal

Mengapa memilih obat herbal? Selama ini banyak orang memilih untuk mengkonsumsi obat herbal karena menganggap bahwa obat herbal lebih aman daripada obat sintetis. Selain itu, obat herbal minim efek samping dan dari sisi kekayaan alam Indonesia, obat herbal sangat mudah dicari. Sehingga jika dikonsumsi dalam jangka panjang tidak akan menimbulkan komplikasi dalam tubuh. Namun demikian, dalam perkembangannya sering dijumpai ketidaktepatan peracikan obat herbal karena kesalahan informasi. Juga adanya anggapan yang keliru terhadap obat herbal dan cara penggunaannya, sehingga dalam beberapa kasus menimbulkan efek samping. Ada beberapa alasan kenapa masyarakat cenderung kembali ke obat tradisional tanaman obat :

1.Adanya Kelebihan Tanaman Obat * Efek samping tidak ada jika penggunaannya secara benar, hal ini mengingat tanaman obat bersifat kompleks dan organis yang cocok untuk tubuh yang bersifat kompleks dan organis, sehingga tanaman obat dapat disetarakan dengan makanan, suatu bahan yang dikonsumsi dengan maksud merekonstruksi organ atau sistem yang rusak. * Efektif untuk penyakit yang sulit disembuhkan dengan obat kimia, seperti kanker, tumor, darah tinggi, darah rendah, diabetes, hepatitis, stroke, sinusitis, herpes, bau badan, bisul dan lain-lain. * Harga relatif murah, karena dapat ditanam sendiri, harga akan meningkat jika diperoleh dalam bentuk kering, dan akan meningkat lagi jika diperoleh dalam bentuk hasil olahan. Harga akan menjadi sangat mahal apabila diperoleh dalam bentuk isolat yaitu senyawa tertentu yang diperoleh dari ekstrak tanaman, seperti vincristine, obat kanker yang diisolasi dari ekstrak tapak dara (Catharanthus roseus) dan diimpor. * Tidak perlu bantuan tenaga medis, Apabila diagnosa sudah jelas, pengobatan umumnya dapat dilakukan oleh anggota keluarga sendiri tanpa harus tergantung pada bantuan tenaga medis atau paramedis. Dokter dibutuhkan untuk diagnosa yang benar dengan bantuan analisa laboratorium klinik (rekomendasi pengobatan herbal juga dapat diberikan oleh dokter).

 2. Tanaman obat sebagai obat alternatif Berdasarkan pertimbangan di atas, maka tanaman obat sudah diterima sebagai obat alternatif dan bahkan secara resmi dianjurkan untuk digunakan oleh praktisi di dunia kesehatan, bahkan Menteri Kesehatan mengeluarkan himbauan agar dokter menggunakan Obat Asli Indonesia berupa obat tradisional tanaman obat. Perusahaan-perusahaan farmasi yang selama ini merupakan produsen obat kimia sudah memproduksi obat dengan bahan baku tanaman obat dengan resep tradisional. Kesadaran terhadap kenyataan ini maka penggunaan tanaman obat mulai diterima kembali oleh masyarakat sebagai pengobatan alternatif dan cara pemeliharaan kesehatan yang alamiah dan aman.

3. Adanya kelemahan obat modern/obat kimia * Efek samping langsung atau terakumulasi, hal ini terjadi karena obat modern terdiri dari bahan kimia yang murni baik tunggal maupun campuran. Bahan kimia bersifat tidak organis dan murni sehingga bersifat tajam dan reaktif (mudah bereaksi) sedangkan tubuh kita bersifat organis dan kompleks, sehingga bahan kimia bukan merupakan bahan yang benar-benar cocok untuk tubuh. Penggunaan bahan kimia untuk tubuh terpaksa dilakukan dengan berbagai batasan dan dalam tingkat masih dapat diterima atau ditoleransi oleh tubuh. * Sering kurang efektif untuk penyakit tertentu, hal ini dapat kita lihat banyak penyakit belum ditemukan obatnya, sehingga obat yang digunakan lebih banyak bersifat simptomatis dan digunakan terus menerus sesuai gejalanya. Beberapa penyakit bahkan belum diketahui sebabnya. Pasien sering harus berulang-ulang ke klinik dan tidak mengalami banyak kemajuan atau bahkan memburuk keadaannya.

4. Obat Herbal Tidak Menimbulkan Efek Samping Obat herbal berasal dari tumbuhan yang telah tersedia gratis di alam ini. Pengolahan obat herbal dilakukan secara alami, tradisional, tanpa campuran bahan kimia atau sintetik. Oleh karena itu, obat-obatan herbal tidak memiliki efek samping dan aman digunakan. Meskipun demikian, Anda harus tetap berhati-hati saat memilih obat herbal karena di pasaran ada beberapa jenis obat herbal yang diproduksi secara tidak higienis atau dicamput bahan kimia.

5. Obat Herbal Bebas Racun Pemakaian obat kimia dalam jangka waktu yang lama bisa berubah menjadi racun bagi tubuh. Sehingga pemakaian obat kimia harus melalui kontrol ketat dari dokter dan tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Sebaliknya obat herbal bersifat bebas racun. Dengan pemakaian yang tepat obat herbal aman dikonsumsi oleh siapa pun. Bahkan, obat herbal dapat dijadikan sebagai peluruh racun (detoks) di dalam tubuh.

6. Obat Herbal Mudah Diproduksi Obat herbal dihasilkan dengan pengolahan sederhana berbagai bagian tumbuhan, seperti akar, daun, buah, biji, bunga, kulit kayu, dan lain- lain. Pengolahan obat herbal tidak membutuhkan alat dan teknologi modern. Biasanya obat herbal diolah dengan cara direbus, ditumbuk, atau dicampur sesama bahan herbal dengan komposisi tertentu. Awalnya obat-obatan herbal diproduksi secara kecil-kecilan di rumah sebagai home industry. Namun sekarang obat herbal banyak yang sudah diproduksi massal dengan teknologi modern.

 7. Obat Herbal Menghilangkan Sumber Penyakit Obat herbal bekerja secara menyeluruh (holistic). Selain menyembuhkan gejala penyakitnya , obat herbal bekerja sampai ke sumber penyakitnya. Dengan demikian obat herbal meningkatkan sistem kekebalan tubuh sebagai cara untuk melawan penyakit.

8. Obat Herbal Multi Khasiat Obat herbal memiliki banyak khasiat. Satu obat herbal saja bisa digunakan untuk mengobati lebih dari satu penyakit. Misalnya, jintan hitam atau habbatussauda dapat menyembuhkan asam urat, migrain, diabetes, hepatitis, bahkan kanker. Kehebatan habbatussauda bahkan diakui oleh Nabi Muhammad saw yang menganjurkan umatnya untuk mengkonsumsi habbatussauda secara teratur.

9. Obat Herbal Mudah Diperoleh Obat herbal lebih mudah diperoleh. Anda tidak perlu meminta resep dokter maupun pergi ke apotek untuk mendapatkan obat herbal. Namun demikian, Anda tetap membutuhkan petunjuk orang yang ahli di bidang herbal dalam pemakaiannya. Pemakaian obat apapun secara sembarangan tidak disarankan.

10. Obat Herbal Lebih Murah Obat herbal cenderung lebih murah dibanding obat kimia. Bahkan harga obat herbal bisa jauh lebih murah jika diproduksi secara massal. Itulah beberapa alasan mengapa orang memilih obat herbal. Sekarang, seandainya Anda harus memilih, obat herbal atau obat kimia yang Anda pilih ?
Obat Herbal kesehatan adalah produk kesehatan yang mengandung satu atau lebih zat yang bersifat nutrisi atau obat. Yang bersifat nutrisi termasuk vitamin, mineral, dan asam amino, sedangkan yang bersifat obat umumnya diambil dari tanaman yang memiliki khasiat sebagai obat. Pada umumnya, fObat Herbal berasal dari bahan–bahan alami tanpa bahan kimia (harus murni) dan merupakan saripati bahan makanan. Sebelum mengkonsumsi Obat Herbal tentunya anda harus yakin produk mana yang terbaik dan benar–benar anda butuhkan. Ada beberapa ragam obat herbal yang berdedar di Indonesia ini. Untuk memilih obat herbal yang aman, gunakan saja beberapa pedoman berikut ini:
 

  • Dibuat dari bahan berkhasiat dan bahan tambahan yang memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatan atau khasiat.
  • Terdaftar di POM dan APLI
  • Tidak mengandung bahan yang dilarang.
  • Dibuat dengan cara pembuatan yang baik.
  • Tidak melewati tanggal kadaluarsa.
  • Penandaan yang jelas menggunakan bahasa Indonesia, berisi informasi yang lengkap dan obyektif yang dapat menjamin penggunaan OT (Obat Tradisional), OHT (Obat Herbal Terstandar) dan FF (Fitofarmaka) secara tepat, rasional dan aman sesuai dengan hasil evaluasi dalam rangka pendaftaran.
  • Pepatah “sedia payung sebelum hujan” dan “menjaga lebih baik dari mengobati” sangat bermanfaat  jika anda mengkonsumsi Obat Herbal dengan tujuan untuk membantu penyembuhan.
  • Setelah dinyatakan sembuh (secara subyektif & obyektif menunjukkan perkembangan yang baik) sangat disarankan tetap mengkonsumsi dengan dosis yang sesuai untuk pemulihan dan menjaga kesehatan.

Obat-obatan tradisional berbahan herbal sejak lama menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Indonesia. Alam Nusantara memang sangat kaya akan bahan-bahan herbal, bahkan Indonesia disebut sebagai negara ketiga di dunia yang memiliki keanekaragaman tumbuhan tertinggi di dunia.
Untuk meningkatkan konsumsi obat herbal, Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghurfron Mukti sempat mengusulkan agar obat herbal dimasukkan ke dalam salah satu pengobatan yang dijamin dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional.
Namun, obat herbal yang masih diproses secara tradisional atau rumahan belum dapat dipastikan jumlah kandungannya secara tepat, sehingga bisa menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan jika penggunaannya tidak tepat. Untuk mencegah hal tersebut, simak kiat konsumsi obat herbal yang aman menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
1. Jangan mengonsumsi melebihi dosis dan gunakan sesuai aturan yang tertera pada kemasan.
2. Bila terjadi efek yang tidak diinginkan, segera hentikan penggunaan dan hubungi dokter.
3. Informasikan ke dokter yang sedang merawat Anda, karena beberapa bahan dalam obat tradisional dapat berinteraksi dengan obat kimia, sehingga dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan.
4. Jangan mengonsumsi obat tradisional yang mengandung bahan yang diketahui dapat menyebabkan alergi.
5. Hati-hati pada penderita hipertensi, gangguan fungsi jantung, ginjal, dan hati karena ada beberapa bahan yang dapat memperburuk keadaan.
6. Hati-hati jika sedang menjalani diet rendah gula, karena selain mengandung bahan berkhasiat, obat tradisional kadangkala juga mengandung bahan tambahan seperti pemanis.
7. Hati-hati jika sedang hamil atau merencanakan kehamilan, karena beberapa bahan dapat mempengaruhi janin.
8. Hati-hati untuk wanita menyusui karena beberapa bahan dapat dieksresikan melalui air susu ibu yang kemungkinan dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan pada bayi.
SECANGKIR teh ternyata tak hanya baik dalam menjaga kesehatan pembuluh
darah Anda. Para ahli dari Singapura baru-baru ini melaporkan bahwa
minuman dari pucuk daun alami ini juga sangat bermanfaat bagi otak yakni
dapat memperlambat proses degenerasi sel-sel serta menjaga pikiran Anda
tetap tajam menjelang usia senja.
Professor Ng Tze Pin dari Departemen Kedokteran Psikologi Universitas
Nasional Singapura, seperti dilaporkan The Sunday Times telah
merampungkan penelitian selama empat tahun untuk mengungkap manfaat dan
kebaikan teh bagi otak.
¨Setiap jenis teh dapat memberikan manfaat. Teh itu murah, tidak
beracun dan dikonsumsi secara luas," ungkap Ng .
Bersama timnya, Ng menemukan bahwa senyawa alami dalam teh yang disebut
catechins, dapat melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat
akumulasi protein yang berlangsung selama bertahun-tahun. Dampak
proteksi yang dihasilkan dari kebisaaan meminum teh ini diyakini mampu
memelihara kemampuan kognitif otak.
Peneliti menambahkan , kandungan kafein dalam teh, tidak seperti dalam
kopi, mengandung sejenis protein alami yang disebut theanine. Zat in
dapat meredam efek samping yang normal dari kafein seperti peningkatan
tensi darah, sakit kepala dan kelelahan.
Degenerasi sel-sel otak, yang disebabkan oleh kombinasi hilangnya
sel-sel syaraf, predisposisi gen-gen, stroke ringan dan meningkatnya
kadar protein yang merugikan, seringkali mengakibatkan timbulnya
penyakit kepikunan atau demensia.
Untuk sampai pada kesimpulan, para peneliti menggelar riset dengan cara
memantau kebiasaan meminum teh sekitar 2.501 partisipan keturunan China
berusia 55 tahun. Riset ini digelar mulai September 2003 hingga
Desember 2005.
Dalam riset ini, kesehatan partisipan, rentang perhatian, penggunaan
bahasa, penglihatan dan and kemampuan spasial dipantau. Konsumsi teh
mereka juga terus dimonitor.
Dari data penelitian terungkap, sekitar 38 persen partisipan tidak
meminum teh. Sekitar 29 persen lainnya hanya meminum sejenis teh
sedangkan sisanya mengonsumsi teh dengan berbagai jenis.
Di hasil riset terungkap bahwa dua pertiga peminum teh mampu
mempertahankan skor atau nilai mereka dalam dua kali tes daya ingat
dalam selang dua tahun. Di antara partisipan yang tak meminum teh, 35
persen menunjukkan penurunan nilai atau skor dengan rata-rata sekitat
dua poin. Penurunan ini menurut peneliti merupakan tanda signifikan
dari memburuknya kemampua kognitif.
Menurut peneliti, teh adalah salah satu faktor pembeda yang membuat
sel-sel otak tetap aktif dan bertenaga. Meminum teh, tanpa didukung
kebiasaan sehat lainnya, sebenarnya tidak akan mendatangkan manfaat .
"Ini berarti Anda harus memiliki kebiasaan yang sehat sepanjang
hidup dan diet yang seimbang," terang Ng.
melakukan aktivitas fisik yang berat atau kondisi cuaca yang panas normalnya tubuh akan mengeluarkan keringat. Walaupun terkadang keringat membuat risih, namun fungsinya sangatlah penting bagi tubuh.

Keringat berguna untuk mengontrol suhu tubuh manusia. Walaupun demikian, keringat yang berlebihan juga perlu diwaspadai. Keringat tidak normal bila kita tidak dalam keadaan yang dapat memicu produksi keringat seperti berolahraga atau kondisi yang panas, tapi tubuh tetap mengeluarkan keringat yang berlebihan.

Apabila ketiak, telapak kaki, dan telapak tangan selalu basah sepanjang waktu meski cuaca sedang tidak panas, dan tidak sedang berolahraga, segera periksa ke dokter. Berdasarkan gejala tersebut bisa jadi tanda-tanda hiperhidrosis atau gangguan keringat berlebih.

Untuk mengatasi kondisi ini, sebaiknya konsumsi anti perspirant untuk mengurangi keringat berlebih, gunakan saat pagi dan malam hari sebelum tidur. Walaupun produksi keringat di malam hari lebih sedikit, namun antiperspirant akan lebih efektif meresap ke pori-pori dan dapat mengurangi keringat berlebih saat beraktivitas di pagi hari.
adalah salah satu nutrisi dari alam yang sangat efektif menghilangkan virus, bakteri, dan jamur. Brazilian Propolis dihasilkan dari air liur lebah bercampur dengan getah pepohonan dan daun-daun muda dari hutan tropis dataran tinggi Brazil yang terhindar dari polusi. Propolis digunakan lebah untuk menambal sarang dan mensterilkan sarang dari gangguan bakteri, virus, dan jamur.

Kandungan dalam Propolis

Terdapat 200 senyawa kimia alami telah diidentifikasi dalam propolis.
  • Berbagai Mineral (Kalsium, Magnesium, zat besi, Zink, Potasium, Fospor);
  • Berbagai Vitamin (A, B1, B2, B3, B5, B6, B12, C, D, E, Biotin);
  • Zat Organik (asam benzoat, asam sinamat, asam kafeat, asam fenolat, dan
  • sebagainya.)
  • Asam-asam Amino, dan Bioflavonoid.
 

Kelebihan Brazilian Propolis Gis for Life

  • Propolis asal brazilia diketahui mengandung banyak Flavonoids Artepillin C.
Berdaya kuat sebagai anti virus, bakteri, jamur, kanker, dan penangkal radikal bebas, meningkatkan imun, serta metabolisme sehingga berdaya tangkal tinggi terhadap proses penuaan dan pengaruh sinar ultraviolet pada tubuh.
Peneliti:
Prof. Sugeng Juwono Mardihusodo,dr,DAP&E,MSc
Dosen Parasitologi Fakultas Kedoketeran UGM Yogyakarta.
  • Proses pembuatannya melalui penyulingan dengan bionanoteknologi

Manfaat Propolis bagi Tubuh

Propolis memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh manusia, di antaranya sebagai berikut.
  • Antibiotik alami (tanpa efek samping);
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh;
  • Anti oksidan;
  • Suplemen yang memiliki nutrisi tinggi;
  • Anti virus, bakteri, dan jamur.
  • Dapat membantu penyembuhan berbagai penyakit, seperti
    • Batuk, Asma, Bronkitis, Paru-Paru;
    • Sinusitis, Flu, Demam, Sakit Kepala;
    • Luka Benda Tajam (Bakar), Bengkak;
    • Infeksi: Kulit , Telinga , Gigi , Gusi;
    • Masalah Kewanitaan (Infeksi Vagina);
    • Herpes , Penyakit Kulit & Jamur;
    • Jerawat, Bisul;
    • Wasir, Ambeien;
    • Kanker, Tumor;
    • Jantung, Ginjal,hati , Diabetes;
    • Darah Tinggi, Darah Rendah;
    • Hepatitis, Liver;
    • Asam Urat, Rematik;
    • Radiasi (Kanker);
    • Stress, Parkinson;
    • Gangguan Pencernaan, Maag.

Bagaimana Menurut Para Ahli Tentang Propolis?

Membantu pasien yang mengidap penyakit hyperlipidemia (kandungan lemak tinggi dalam darah), juga pengobatan penyakit jantung.
~ Dr. Fang Chu (Worker’s Hospital Lien Yun Gang, Jiangsu, China)
Uji Kanker CAPE (Caffeic Acid Phenethyl Esther): “Pengaktifan sel kanker tehadap sel DNA manusia dapat dicegah hingga 50% dengan hanya 5 mg dosis pemakaian propolis.
~ Comprehensive Cancer Center & Inst. Of Cancer Research Colombia
“Saya meresepkan propolis bagi kebanyakan pasien saya sebagai suplemen nutrisi yang aman. Jika diminum secara teratur, propolis dapat menjadi antibiotik yang bereaksi pada hampir semua penyakit apapun - tanpa efek samping yang berbahaya.”
“Para lebah telah bergantung pada propolis selama 46 juta tahun. Mereka pasti melakukan hal yang benar, karena sarang lebah mengandung bakteri lebih sedikit dan lebih steril dibandingkan rumah sakit.”
~ Roy Kupsinel, MD, dari Maitland, Florida

Keterangan dalam Al Quran

Kemudian itu makanlah dari tiap-tiap macam buah-buahan, lalu berjalanlah di jalan-jalan Tuhanmu dengan merendahkan diri. Akan keluar dari perutnya minuman yang beraneka warnanya, padanya ada obat bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu, adalah satu tanda bagi kaum yang berfikir. (QS. An-Nahl: 69)

Cara pemakaian Propolis:

  • Untuk perawatan dan penyembuhan organ tubuh bagian dalam dengan cara diminum, ambil ¼ (satu per empat) gelas 250 cc air putih hangat-hangat kuku atau suhu sekitar 40-45 derajat celcius.
  • Bagi orang sehat : 3-5 tetes, sehari 3 kali. Diminum pagi sebe­lum sarapan, siang, dan menjelang tidur.
  • Bagi orang sakit : 8-12 tetes, sehari 4-5 kali. Diminum pagi, siang, sore, dan menjelang tidur.
  • Perhatian !!! jangan mengaduk propolis dengan sendok dari besi atau logam sejenis karena dapat mengurangi khasiat dari propolis.
  • Jangan di campur dengan air es atau air dingin karena propolis tidak mudah larut dalam air dingin.
  • Jangan di campur dengan air panas/mendidih karena akan merusak zat-zat yang terkandung dalam propolis. Jangan diminum bersamaan dengan obat-obatan kimia ( non alami).

Untuk penyembuhan bagian luar :

  • Oleskan pada bagian yang luka, lebam, atau pada bagian yang sakit pada bagian tubuh
Tak ada yang mau mengidap kanker, tak peduli pria maupun wanita. Tapi wanita memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap kanker, terutama beberapa jenis kanker paling mematikan seperti kanker payudara dan kanker kulit. Padahal jika terdeteksi sejak dini maka penyakit mematikan ini bisa ditangani lebih cepat sekaligus meningkatkan harapan hidup si pasien.

Oleh karena itu, untuk mempercepat proses identifikasi, setiap wanita perlu mempelajari 7 gejala yang tak banyak dikenali wanita sebagai gejala kanker seperti halnya dikutip dari emaxhealth, Jumat (8/3/2013) berikut ini.


1. Kembung
Wanita sudah terbiasa mengalami kembung, terutama ketika sedang menstruasi. Tapi jika kembungnya tidak kunjung pergi dan terus menghantui selama berminggu-minggu, bisa jadi itu mengindikasikan adanya kanker ovarium.

Gejala lainnya adalah nyeri pada pinggul atau perut, sering mendadak kebelet pipis atau sering buang air kecil, serta sering merasa kenyang meski hanya makan dengan porsi yang sangat kecil. Jika gejala-gejala ini terdengar familiar, segera temui dokter Anda.

2. Perubahan puting
Pusar bukanlah satu-satunya bagian tubuh yang bisa menonjol keluar (outie) atau masuk ke dalam (innie). Jadi jika biasanya puting payudara Anda menonjol keluar (outie) lalu tiba-tiba salah satu atau keduanya berubah menjadi masuk ke dalam (innie), bisa jadi itu karena kanker. Kecuali jika salah satu atau kedua puting biasanya masuk ke dalam maka itu berarti tak ada masalah yang perlu dikhawatirkan.

Tak hanya perubahan puting payudara, keluarnya cairan dari puting (pada wanita yang tidak menyusui) juga bisa jadi gejala kanker payudara dan kondisi itu harus segera diperiksakan ke dokter.

3. Pigmen kulit berubah
Kanker kulit mematikan yaitu melanoma berasal dari sel-sel kanker yang menyerang sel penghasil pigmen yang disebut melanosit. Meski biasanya orang-orang cenderung mengkaitkan kanker kulit dengan tahi lalat, nyatanya kanker ini juga bisa muncul akibat perubahan pigmen kulit.

Pada wanita, melanoma biasanya muncul di punggung atau kaki, meski tak menutup kemungkinan untuk muncul di bagian tubuh lainnya. Jadi ketika pigmen Anda berubah, segera temui dokter kulit Anda.

4. Perdarahan yang tak biasa
Wanita yang mengalami perdarahan tapi tidak sedang haid atau terjadi perdarahan setelah memasuki masa menopause bisa jadi terkena kanker endometrium. Perdarahan tak biasa lainnya juga bisa terjadi pada rektum atau anus dan mengindikasikan kanker kolorektal atau usus besar.

Keluar darah saat buang air kecil/besar juga dapat mengindikasikan adanya kanker ginjal atau kanker kandung kemih. Untuk itu, segala jenis perdarahan yang tak biasa harus diperiksakan ke dokter.

Tapi karena sulit membedakan antara perdarahan yang tak biasa dengan darah yang keluar saat haid, setiap wanita disarankan untuk memperhatikan (kalau perlu mencatat) jika ada bercak darah yang tiba-tiba muncul dan berlangsung selama beberapa minggu. Nantinya info ini dapat disampaikan kepada dokter untuk membantu mendeteksi apa yang terjadi pada tubuh Anda.

5. Berat badan mendadak turun
Berat badan turun merupakan hal yang diidam-idamkan setiap wanita tapi bagaimana jika berat badan mendadak turun hanya dalam waktu beberapa bulan? Bisa jadi itu adalah pertanda adanya masalah kesehatan, entah itu kanker atau hipertiroidisme yang seringkali dialami oleh wanita.

Hal ini akan terlihat jelas, terutama jika Anda tidak sedang menjalankan program diet, mengonsumsi obat-obatan tertentu atau rutin melakukan aktivitas fisik. Apalagi hal itu terjadi, segera temui dokter Anda.

6. Demam tanpa sebab yang jelas
Suhu tubuh yang meningkat merupakan gejala adanya infeksi tapi jika Anda tidak sedang flu atau terkena infeksi lain, bisa jadi demam itu mengindikasikan adanya kanker di dalam tubuh Anda. Namun demam yang dikaitkan dengan kanker biasanya bertahan hingga lebih dari tiga hari dan bisa naik-turun.

Yang perlu Anda ketahui adalah kanker yang biasanya diawali dengan gejala demam yaitu limfoma dan leukemia.

7. Batuk membandel
Yang dikatakan sebagai batuk membandel adalah batuk yang bertahan hingga 3-4 minggu atau lebih dari 8 minggu. Meski batuk membandel bisa diasosiasikan dengan demam, alergi dan flu tapi kondisi ini juga dapat mengindikasikan adanya kanker paru-paru. Jika hal ini terjadi pada Anda, apalagi jika Anda adalah seorang perokok, jangan tunda kunjungan Anda ke dokter.
Cara menyembuhkan darah rendah yang baik Tanpa Obat/Dokter - anda bisa membaca dan mengikuti langkah untuk bagaimana menyembuhkan darah rendah yang baik Tanpa Obat/Dokter secara lengkap di bawah ini :


  • Kurangi Alkohol Perbanyak Asupan Air - Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak bisa membuat anda mengalami dehidrasi dan menurunkan tekanan darah. Sebaiknya banyaklah minum air karena air bisa mengatasi dehidrasi dan meningkatkan volume darah anda.
  • Perbanyak Konsumsi garam.  - Mengkonsumsi garam bisa bermanfaat terhadap penderita hipotensi. Namun jangan sampai berlebihan karena bisa menyebabkan gagal jantung terutama pada orang dewasa. Untuk itu sebaiknya pastikan anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengatasi hipotensi anda. Jika dokter menyarankan anda untuk memperbanyak konsumsi sodium tapi tidak suka garam maka bisa anda coba untuk menggunakan kecap alami.
  • Lakukan Pola Diet Sehat.  - Untuk mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan sebaiknya anda fokus pada beberapa jenis makanan seperti ikan, ayam tanpa kulit, whole grain, sayuran, buah-buahan, dan sayuran
  • Makanlah porsi kecil dan konsumsi makanan rendah karbohidrat.  - Dalam rangka untuk mencegah hipotesi secara drastis setelah makan, makanlah dalam porsi kecil beberapa kali sehari. DFi samping itu, kurangi makanan tinggi karbohidrat seperti roti, kentang, pasta dan nasi.
  • Pakailah Stocking yang bisa menekan - Bisa juga memggunakan  Stocking yang bisa menekan (compression stocking). Stocking elastis yang umum digunakan untuk meredakan rasa sakit dan mengatasi pembengkakan pembuluh darah vena dapat membantu mengurangi terjadinya penumpukan darah di kaki Anda.
  • Rubah posisi tubuh secara perlahan.  - Biasanya hipotensi ditandai dengan pusing pada sat berdiri. Solsusinya adalah berdiri perlahan. Sebelum anda bangun dari tempat tidur pada pagi hari, coba tarik nafas dalam-dalam dalam beberapa menit kemudian anda duduk dengan perlahan sebelum berdiri. Cobalah tidur dengan sedikit mempertinggi kepala tempat tidur Anda Untuk melawan efek gravitasi. Kalau mulai mengalami gejala saat berdiri, silangkan paha Anda dalam posisi seperti gunting dan tekan, atau letakkan salah satu kaki di pinggir kursi dan condongkan badan ke depan sejauh mungkin. Dengan adanya gerakan ini mendorong darah bergerak dari kaki ke jantung Anda.
Tekanan darah tinggi atau juga dikenal dengan nama hipertensi merupakan suatu kondisi medis kronis karena adanya peningkatan tekanan darah di arteri. Peningkatan ini membuat jantung lebih bekerja keras daripada biasanya untuk mengalirkan darah melalui pembuluh darah. Hipertensi merupakan faktor risiko utama yang dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti stroke, gagal jantung, serangan jantung, penyakit ginjal kronik, dan lain sebagainya. Maka dari itu, hipertensi sering dikaitkan dengan harapan hidup yang pendek. Untuk mencegah terjadinya hipertensi atau tekanan darah tinggi, ada beberapa cara yang bisa anda lakukan seperti yang akan diulas berikut ini.

Beberapa Cara Efektif Yang Dapat Mencegah Hipertensi

1. Mengurangi asupan garam

Tekanan darah tinggi bisa dikontrol dengan cara membatasi asupan garam yang terlibat di makanan anda. Pengurangan asupan garam ini juga dapat mencegah terjadinya hipertensi bagi mereka yang belum mengalaminya. Rekomendasi pembatasan asupan garam oleh WHO adalah 2000 mg per hari (1 sendok teh garam). Selain itu, waspadai juga kandungan garam pada makanan kemasan atau makanan olahan.
2. Tingkatkan asupan kalium
Kalium atau potasium mempunyai peran penting dalam menurunkan tekanan darah. Asupan kalium yang direkomendasikan adalah 3510 miligram per hari. Anda bisa mendapatkan asupan kalium pada makanan-makanan seperti buncis, kubis, bayam, kacang tanah, serta buah-buahan seperti pisang, kurma, atau pepaya
3. Ubah ke pola makan yang lebih sehat

Konsumsilah buah dan sayur kaya serat secara rutin setiap harinya. Kurangi porsi makanan olahan dan makanan yang tinggi akan garam. Kurangi juga makanan-makanan yang berlemak dan berminyak seperti gorengan.
4. Kontrol berat badan

Kenaikan berat badan bisa ditandai oleh adanya peningkatan tekanan darah, sehingga anggapan yang mengatakan bahwa semakin berat tubuh seseorang, maka semakin tinggi pula tekanan darahnya adalah anggapan yang tidak salah. Oleh sebab itu kontrol berat badan anda agar terhindar dari hipertensi. Jika anda mengalami kenaikan berat badan, segeralah berpikir untuk menurunkannya.
5. Olahraga dan cukup tidur

Tekanan yang menghampiri anda bisa membuat stres, yang pada akhirnya meningkatkan tekanan darah walaupun hanya sementara. Untuk meredakan kondisi tersebut, buatlah diri anda untuk selalu aktif. Berolahraga adalah salah satu cara terbaik untuk mengontrol tekanan darah anda. Imbangi juga dengan istirahat atau tidur yang cukup untuk membantu meredakan stres.
6. Hindari alkohol
Alkohol selalu dikaitkan dengan naiknya tekanan darah. Mengonsumsi alkohol dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan tekanan darah secara permanen. Oleh sebab itu, hindarilah diri anda dari alkohol.
Ada orang yang beranggapan kista itu sama dengan Miom, ternyata itu merupakan 2 hal yang berbeda. Kista berbentuk cairan, sedangkan mioma berbentuk massa solid (tumor). Kista biasanya tumbuh dalam ovarium (indung telur) wanita, sedangan mioma pada dinding rahim wanita. 

Menurut data hasil penelitian di Rumah Sakit Umum Cipto Mangunkusumo pada tahun 2008 terdapat 428 kasus penderita kista endometriosis, 20% diantaranya meninggal dunia dan 65% diantaranya adalah wanita karir yang telah berumah tangga. Adapun  pada tahun 2009 mengalami peningkatan yaitu sejumlah  768 kasus penderita kista endometriosis,  25% diantaranya meninggal dunia, dan 70% diantaranya adalah wanita karir yang telah berumah tangga.  Kasusnya dari tahun ke tahun mengalami peningkatan , oleh karena itu bagi kaum wanita kista ini memang perlu diwaspadai. 

BAGAIMANA KISTA TERBENTUK ?


Walaupun kejadiannya masih merupakan misteri Tuhan, tapi secara ilmiah penjelasannya sebagai berikut: Wanita normal biasanya memiliki dua ovarium seukuran kenari di sisi kiri & kanan rahim. Masing-masing ovarium menghasilkan satu telur yang terbungkus dalam folikel (kantong). Ketika telur keluar, hormon estrogen akan memberi sinyal kepada rahim. Pada gilirannya, lapisan rahim mulai menebal dan mempersiapkan pembuahan telur oleh sperma (kehamilan). Bila telur tidak dibuahi, maka seluruh isi rahim akan dikeluarkan dalam bentuk haid bulanan. 

Jika folikel gagal untuk pecah dan melepaskan telur, cairannya tetap tinggal, pertama kali dia akan  membentuk kista kecil ( lebih kecil dari 4 cm). Kista jenis ini namanya kista fungsional. Selanjutnya materi kista dapat berkembang dan menjadi lebih besar.


JENIS-JENIS KISTA
Kista Corpus Luteum:

Kista ini dapat berukuran 2-6 cm, adalah kista yang paling umum terjadi . Pada saat telur keluar dari ovarium ke rahim, maka folikel dapat terkunci dan terisi darah ataupun cairan.
Kista hemorrhagic: 

Yaitu timbulnya perdarahan dalam kista fungsional. Gejalanya biasanya kram perut. 

Kista dermoid:

Jenis ini biasanya menyerang wanita berusia lebih muda dan dapat tumbuh besar (15 cm) dan berisi tidak hanya cairan, tapi juga lemak, rambut, jaringan tulang ataupun tulang rawan. Jenis ini dapat meradang dan menyebabkan posisi tuba fallopi terlilit (torted/twisted). 

Kista Endometrium:

Disebut juga endometriosis. Jenis ini terjadi ketika jaringan lapisan rahim (endometrial) hadir dalam ovarium wanita. Biasanya berisi darah kecoklatan, dan ukurannya berkisar antara 2 cm hingga 20 cm. Karakteristiknya: menyerang wanita usia reproduksi, menimbulkan sakit nyeri haid yang luar biasa, dan mengganggu kesuburan (fertilitas). 



GEJALA 
Kadang kista terjadi tanpa gejala, adapun gejala yang umum  terjadi pada penderita kista, terutama endometriosis adalah :
1. Sakit sebelum dan selama menstruasi, selain itu ada rasa tidak nyaman di perut saat menstruasi terutama untuk bergerak
2. Sakit saat berhubungan intim dengan pasangan
3. Sakit di bagian tulang ekor
4. Sakit pada tulang belakang
5. Sakit saat mengeluarkan air kencing pada saat menstruasi
6. Kelelahan
7. Gangguan kesuburan
8. Diare atau Konstipasi

PENYEBAB KISTA
Berikut beberapa faktor yang memancing pertumbuhan kista, diantaranya ialah:
 -Pola makan yang tidak teratur (sering terlambat makan).
-Asupan gizi yang kurang seperti buah-buahan, sayuran hijau yang mengandung serat tinggi. 
-Gangguan Hormon karena tingkat stress yang tinggi.
-Sering mengkonsumsi makanan-makanan cepat saji yang mengandung vetsin (MSG) tinggi.
-Sering minum-minuman berkarbonasi tinggi seperti soft drink. 

Faktor resiko lainnya:
- riwayat kista ovarium terdahulu
- siklus haid tidak teratur
- perut buncit
- menstruasi di usia dini (11 tahun atau lebih muda)
- sulit hamil 
- penderita hipotiroid
- penderita kanker payudara yang pernah menjalani kemoterapi (tamoxifen) 
Untuk melakukan screening, biasanya dengan USG, adapun penanganannya bisa dengan melakukan Laparoscopy maupun Histeroctomy . Adapun dari segi gizi, harus dilakukan perubahan pola makan, yaitu lebih mengkonsumsi makan-makanan yang tinggi serat seperti buah-buahan sayuran hijau, dan kacang-kacangan, serta menghindari makanan cepat saji dan minuman karbonasi tinggi.
Penyakit PleuritisPenyebab PleuritisGejala Pleuritis – Penyakit Pleuritis adalah peradangan dari lapisan sekeliling paru – paru (pleura) disebabkan penumpukan cairan dalam rongga pleura, selain cairan dapat pula terjadi karena penumpukan pus atau darah.pleuritis dapat juga disebut sebagai komplikasi dari efusi pleura atau penyakit pada efusi pleura. Pleurisi terjadi jika suatu penyebab (biasanya virus atau bakteri) mengiritasi pleura, sehingga terjadi peradangan. Pleuritis terbagi atas 2 macam yaitu Pleuritis kering (frbrosa) dan Pleuritis basah(serofibrosa).
Pleuritis kering (frbrosa) adalah peradangan pada pleura tanpa atau hanya sedikit  pengeluaran cairan. Sedangkan Pleuritis basah(serofibrosa) adalah terjadinya penimbuhan cairan di ruang pleura disebut juga dengan pleura efusi cairan yang berisi di pleura dapat berupa exudat dan transudat.
Banyak sekali Penyebab penyakit pleuritis ini . Infeksi bakteri-bakteri (termasuk yang menyebabkan tuberculosis), jamur-jamur, parasit-parasit, atau virus-virus juga dapat memicu terjadinya penyakit  Pleuritis.
Penyebab Penyakit pleuritis yang lain adalah
  • Pneumonia
  • Infark paru akibat emboli paru
  • Kanker
  • Tuberkulosis
  • Artritis reumatoid
  • Lupus eritematosus sistemik
  • Infeksi parasit (misalnya amuba)
  • Pankreatitis
  • Cedera (misalnya patah tulang iga)
  • Bahan/zat iritatif dari saluran pernafasan atau tempat lain (misalnya abses) yang sampai ke pleura
  • Reaksi alergi terhadap obat-obatan seperti hidralazin, prokainamid, isoniazid, fenitoin, klorpromazin.
Gejala Penyakit Pleuritis  yang paling sering ditemukan adalah nyeri dada, yang biasanya muncul secara tiba-tiba. nyeri bervariasi, mulai dari rasa tidak enak sampai nyeri yang tajam dan menusuk. Nyeri bisa dirasakan hanya pada saat bernafas dalam atau batuk, atau bisa juga dirasakan terus menerus, tapi bertambah hebat bila bernafas dalam dan batuk.
Cara mengobati pleuritis tergantung kepada penyebabnya. Jika penyebabnya adalah infeksi bakteri, diberikan antibiotik. Jika penyebabnya adalah virus, tidak diperlukan pengobatan. Jika penyebabnya adalah penyakit autoimun, dilakukan pengobatan terhadap penyakit yang mendasarinya.
Penyakit LipomaArtikel Penyakit Lipoma – Lipoma merupakan tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak. Penyebab penyakit lipoma ini belum diketahui secara pasti .Benjolan lunak, berwarna kuning terang dan disekelilingi oleh kapsul yang tipis. Umumnya dapat digerakkan dari dasar dan tidak disertai nyeri. (nyeri timbul jika lipoma di tekan dan di pijat). Pertumbuhannya lambat dan tidak pernah mengalami perubahan menjadi ganas (meskipun type tumor ganas liposarkoma juga berasal dari jaringan lemak)
Ada beberapa macam lipoma yang dijumpai, seperti tipe Subkutaneus superfisial. ,Deep intramuscular, Spindle cell lipoma, Angiolipoma benign lipoblastoma, Lumbosacral lipoma, Diffuse lipomatosis, Lipoma of tendon sheath, nerves, synovium, periosteum, lumbosacral area atau tempat lain yang letaknya lebih dalam / deeper seperti pada jantung, otak dan paru-paru. Lipoma timbul tidak selalu karena faktor keturunan, meskipun bisa tampak seperti multipel lipomatosis herediter. Beberapa dokter percaya bahwa timbulnya lipoma biasanya dipicu dengan trauma kecil pada daerah ybs (minor injury). Tidak ada korelasi antara pertumbuhan lipoma dengan kelebihan BB (over weight)
Pada dasarnya lipoma tidak memerlukan pengobatan atau tindakan apapun, kecuali untuk alasan pembesaran benjolan yang telah menimbulkan keluhan nyeri dan mengganggu pergerakan. Hingga kini belum ada obat yang dapat menghambat pertumbuhan lipoma. Namun, karena jumlah benjolan yang terdapat pada diri Anda cukup banyak, hingga mencapai 15 buah, maka alangkah baiknya jika dilakukan biopsi atau pengangkatan lipoma untuk dipastikan kembali jenis dari tumor.
Tindakan yang dapat dilakukan untuk menghilangkan benjolan lipoma adalah dengan operasi pengangkatan lipoma. Operasi dapat dilakukan dengan bius lokal, jika dokter sudah benar-benar yakin bahwa benjolan memang benar-benar lipoma yang tergolong dalam tumor jinak. Untuk memastikan gambaran benjolan tersebut, Anda dapat diperiksa dengan menggunakan USG terlebih dahulu. Adapun diagnosis pasti dari benjolan tersebut adalah dengan memeriksa potongan benjolan setelah diangkat, apakah tergolong tumor jinak atau ganas.
Pencegahan lipoma agar tidak terjadi infeksi luka operasi, jaga agar kondisi luka tetap kering. Minum obat yang diberikan Dokter teratur, kontrol luka untuk ganti verband ke poli Bedah
Ciri-Ciri Penyakit Nefritis – Nefritis merupakan gangguan ginjal yang terjadi karena infeksi bakteri penyakit pada nefron.  Bakteri yang masuk melalui saluran pernafasan kemudian dibawa darah ke ginjal. Dan menimbulkan peradangan sehingga protein maupun sel – sel darah yang masuk bersama urine primer tidak dapat disaring dan keluar bersama urine. Biasanya penyakit ini di derita oleh anak-anak dan orang dewasa. Bentuk yang paling umum dijumpai dari nefritis adalah glomerulonefritis.
Gejala Penyakit Nefritis
Gejalanya Penyakit Nefritis ini sangat bervariasi. Beberapa gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini adalah :
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Sakit punggung
  • Mengeluh rasa dingin
  • Bengkak di daerah sekitar kelopak mata
  • Muntah-muntah
  • Sulit buang air kecil
  • Nanah dalam air kemih
  • Nyeri ketika berkemih
  • Air seni berubah warna menjadi keruh.
Penderita yang lama mengidap penyekit ini menunjukkan sedikit gejala, tetapi pemeriksaan laboratorium menunjukkan tanda-tanda dari gagal ginjal.
Ciri-Ciri Penyakit Nefritis
Pemeriksaan air kemih menunjukkan adanya sedikit protein, kadang ditemukan sel darah merah, nanah atau sel-sel tubulus renalis. Eosinofil (sejenis sel darah putih) jarang ditemukan dalam air kemih, tetapi jika terdapat eosinofil, maka hampir bisa dipastikan bahwa penyebabnya adalah reaksi alergi. Untuk memperkuat diagnosis dilakukan biopsi ginjal.
Penyakit Nefritis – Nefritis merupakan kerusakan atau  peradangan pada ginjal ( glomerulus ginjal) yang terjadi karena infeksi bakteri penyakit pada nefron. Bakteri ini masuk melalui saluran pernafasan kemudian dibawa darah ke ginjal. Karena infeksi ini nefron mengalami peradangan sehingga protein dan sel – sel darah yang masuk bersama urine primer tidak dapat disaring dan keluar bersama urine.
Akibat nefritis ini seseorang akan menderita uremia atau edema. Uremia adalah masuknya kembali urin dan urea ke dalam pembuluh darah. Penyakit edema adalah penimbunan air di kaki karena terganggunya reabsorpsi air. Terdapatnya ureum di dalam darah dapat menyebabkan penyerapan air terganggu, selanjutnya air akan menumpuk di kaki atau organ tubuh yang lain.
Sedangkan nefritis kronis yang diderita oleh orangtua ditandai dengan tekanan darah tinggi dan pengerasan pembuluh darah ginjal. Penyebab nefritis biasanya disebabkan oleh infeksi. Selain itu, nefritis dapat diakibatkan karena suatu reaksi kekebalan yang keliru dan melukai ginjal. Suatu kekebalan yang keliru dapat melalui 2 cara .
  • Suatu antibody dapat menyerang ginjalnya sendiri
  • Antigen dan antibody bergabung dibagian tubuh yang lain kemudian menempel pada sel-sel dalam ginjal
Gejala nefritis atauTanda-tanda nefritis adalah adanya darah dalam urin (hematuria),adanya protein dalam darah (proteinuria) dan kerusakan fungsi hati, yang tergantung kepada jenis, lokasi dan beratnya reaksi kekebalan. Pengobatan nefritis dan cara mengatasi penyakit nefritis ini adalah dengan cuci darah. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki keseimbangan cairan tubuh.