Minggu, 12 Mei 2013

Makin canggih zaman, makin canggih pula penyakit yang mengancam manusia. Satu penyakit saja, kini sudah bermetamorfosa menjadi banyak ragam. Misalnya saja kanker, yang kini telah banyak jenisnya seperti kanker kulit, kanker hati, kanker nasofaring sampai kanker lidah. Apa itu kanker lidah?
Mungkin Anda salah satu dari banyak orang yang belum mengenal kanker lidah. Kasus yang paling menggegerkan dari kanker lidah pernah dialami oleh artis cantik Cecil Buckend. Cecil harus merelakan nyawanya karena menderita kanker lidah selama 2 tahun terakhir kehidupannya.
Mungkin selama ini banyak orang yang belum sadar akan keberadaan kanker lidah ini. Memang, kasusnya masih sangat jarang terjadi di masyarakat, namun resiko yang ditimbulkannya mengharuskan setiap orang untuk mengetahui apa itu kanker lidah, seperti apa pengobatannya dan bagaimana cara menanggulanginya dan lainnya.
Dengan kata lain, sedia payung sebelum hujan nampaknya lebih baik dilakukan ketimbang harus menderita sakit terlebih dulu. Kanker lidah ini merupakan sejenis kanker yang terjadi di rongga mulut, terutama sekali di bagian lidah.
Jika dibiarkan, penyakit ini membahayakan keselamatan karena bisa menyebabkan kematian. Kanker ini menyerang bagian belakang, pinggir, dan pangkal lidah. Penyakit ini bersifat merusak dan bisa berakibat fatal kalau tidak segera ditanggulangi.
Salah satu yang menjadi kendalanya ialah kasus kanker lidah yang masih tergolong rendah sehingga masyarakat cenderung mengabaikan gejala penyakit yang satu ini.

Penyebab Kanker Lidah

Kanker lidah ini belum diketahui penyebabnya secara pasti. Meski begitu, dari data medis, pria perokok merupakan golongan yang paling banyak terkena penyakit kanker lidah ini.
Namun, tidak menutup kemungkinan kaum wanita juga mengalami kanker lidah ini, seperti yang terjadi pada Cecil. Menurut kalangan medis, hal yang paling memungkinkan seseorang terkena kanker lidah ialah luka dan infeksi yang terjadi pada lidah dan area sekitarnya. Makanya, jangan anggap enteng jika terjadi luka di lidah Anda!
Penyebab lainnya yang diduga sebagai pemicu kanker lidah termasuk paparan sinar ultraviolet yang berlebihan, zat radioaktif, dan juga faktor melemahnya daya tahan  tubuh. Catat juga bahwa kanker lidah ini bisa disebabkan oleh faktor psikis dan genetik yang dapat memengaruhi tingkat keparahan penyakit ini.

Gejala-Gejala Kanker Lidah

Nah, ini yang paling penting: mengetahui apa saja gejala kanker lidah untuk kemudian ditindaklanjuti. Secara umum, kanker lidah ini memiliki gejala yang tidak berbeda jauh dengan sariawan.
Perbedaannya, jika sariawan, daerah di sekitar luka akan terasa lunak. Sedangkan pada kanker lidah, daerah di sekitar luka terasa mengeras dan terasa sakit dari leher sampai ke bagian telinga. Dan berikut merupakan gejala umum yang sering terjadi pada orang-orang yang menderita kanker lidah.
  • Terjadinya sariawan dan peradangan secara terus-menerus.
  • Timbulnya bercak berwarna merah atau putih dalam jangka waktu yang lama.
  • Anda akan sering mengalami mati rasa pada mulut.
  • Sering merasakan sakit di bagian leher sampai ke telinga.
  • Terjadinya peradangan dalam waktu lama pada lidah tanpa diketahui penyebabnya secara pasti.
  • Terasa nyeri ketika mengunyah makanan atau minum.
Selain mengetahui gejala-gejala apa saja yang ditimbulkan ketika seseorang terindikasi mengalami kanker lidah, hal terpenting lainnya juga mengetahui cara pengobatan ketika seseorang sudah terkena kanker ganas ini.
Tentu saja, jika terjadi hal-hal yang tidak normal sebagaimana dijelaskan di atas, Anda harus secepatnya berkonsultasi ke dokter untuk memastikan apakah gejala-gejala tersebut merupakan indikasi dari kanker lidah atau bukan?

Pengobatan Kanker Lidah

Biasanya, dokter akan memberikan perlakukan medis sesuai dengan hasil diagnosis awal. Pengobatannya sendiri biasanya dilakukan dengan radioterapi dan kemoterapi dengan tujuan untuk mengurangi terjadinya perluasan dan peradangan pada lidah.
Namun, jika kanker lidah sudah sampai pada tahap stadium akut, maka pengobatannya akan dilakukan dengan menggabungkan antara operasi dan radioterapi. Bagi mereka yang sudah melakukan operasi, ada beberapa hal yang biasanya dilakukan, misalnya, tidur tidak dianjurkan dengan menggunakan bantal dan harus terlentang.
Kemudian, pada hari berikutnya pasca operasi, si pasien haruslah dikondisikan setengah duduk setengah terlentang dengan tujuan untuk mengurangi hyperemia dan edema.
Kanker lidah ini tidak akan membahayakan ketika gejala awalnya sudah bisa dideteksi. Karena sebetulnya tidaklah sulit untuk mengetahui indikasi kanker lidah ini—sebagaimana yang dijabarkan di atas.
Gejala-gejala kanker lidah perlu penanganan dan tindak lanjut yang serius supaya peradangan di lidah yang akan menyebabkan kanker tidak semakin parah.
Makanya, kuncinya ialah responsif dan antisipatif untuk mengurangi peluang terkena kanker lidah. Jika Anda menemukan sesuatu yang tidak beres pada lidah maka direkomendasikan untuk segera berkonsultasi kepada dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar