Gejala
Gejala awal penyakit ini ditandai dengan demam, rash dan blister di telapak kaki, tangan dan mukosa mulut, tidak nafsu makan, malaise dan nyeri tenggorok.Satu-dua hari setelah demam timbul keluhan nyeri di mulut dimulai dari blister sampai kemudian dapat menjadi mucus. Lesi dapat terjadi di lidah, gusi dan bagian dalam mulut lain. Biasanya penyakit ini tidak berat dan pengobatannya hanya suportif dan akan sembuh dalam 7-10 hari.
Gejala Ringan :
Seperti gejala flu biasa, yakni demam, batuk, pilek, pegal-pegal, dan mudah lelah. Munculnya sariawan di rongga mulut dan bercak-bercak merah berair, seperti cacar di telapak tangan dan kaki, khasnya adalah di antara sela-sela jari. Biasanya juga disertai infeksi sekunder, seperti diare, muntah, dehidrasi, dan lemah atau komplikasi lain.
Gejala Berat :
- Demam tinggi dengan suhu lebih dari 39 C
- Demam tidak turun-turun.
- Takikardia (nadi menjadi cepat).
- Takipneu, yaitu napas jadi cepat dan sesak .
- Malas makan, muntah, atau diare berulang dengan dehidrasi .
- Letargi, lemas, dan mengantuk terus.
- Nyeri pada leher, lengan, dan kaki.
- Kejang-kejang, atau terjadi kelumpuhan pada saraf kranial.
- Keringat dingin.
- Fotofobia (tidak tahan melihat sinar).
- Ketegangan pada daerah perut.
- Halusinasi atau gangguan kesadaran.
- Menjaga kebersihan dan sanitasi yang sehat dan higiene.
- Menjaga kesehatan badan, cuci tangan, desinfeksi peralatan makanan, mainan, handuk yang memungkinkan terkontaminasi.
- Bawa ke puskesmas atau rumah sakit jika terjadi gejala-gajala penyakit ini, dan beristirahat yang cukup.
- Perbanyak minum air putih, agar tidak dehidrasi.
- Mengonsumsi multivitamin agar daya tahun tubuh kuat.
- Jika ada penderita, sebaiknya jangan berkatifitas diluar rumah dahulu, karena akan memicu penularan penyakit ini.
- Penyakit ini umumnya akan membaik sendiri dalam 7-10 hari, dan tidak perlu dirawat di rumah sakit.
- Jika terjadi gejala berat maka penderita perlu mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar