Tak ada yang mau mengidap kanker, tak peduli pria maupun wanita. Tapi
wanita memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap kanker,
terutama beberapa jenis kanker paling mematikan seperti kanker payudara
dan kanker kulit. Padahal jika terdeteksi sejak dini maka penyakit
mematikan ini bisa ditangani lebih cepat sekaligus meningkatkan harapan
hidup si pasien.
Oleh karena itu, untuk mempercepat proses
identifikasi, setiap wanita perlu mempelajari 7 gejala yang tak banyak
dikenali wanita sebagai gejala kanker seperti halnya dikutip dari emaxhealth, Jumat (8/3/2013) berikut ini.
1. Kembung
Wanita sudah terbiasa
mengalami kembung, terutama ketika sedang menstruasi. Tapi jika
kembungnya tidak kunjung pergi dan terus menghantui selama
berminggu-minggu, bisa jadi itu mengindikasikan adanya kanker ovarium.
Gejala
lainnya adalah nyeri pada pinggul atau perut, sering mendadak kebelet
pipis atau sering buang air kecil, serta sering merasa kenyang meski
hanya makan dengan porsi yang sangat kecil. Jika gejala-gejala ini
terdengar familiar, segera temui dokter Anda.
2. Perubahan puting
Pusar
bukanlah satu-satunya bagian tubuh yang bisa menonjol keluar (outie)
atau masuk ke dalam (innie). Jadi jika biasanya puting payudara Anda
menonjol keluar (outie) lalu tiba-tiba salah satu atau keduanya berubah
menjadi masuk ke dalam (innie), bisa jadi itu karena kanker. Kecuali
jika salah satu atau kedua puting biasanya masuk ke dalam maka itu
berarti tak ada masalah yang perlu dikhawatirkan.
Tak hanya
perubahan puting payudara, keluarnya cairan dari puting (pada wanita
yang tidak menyusui) juga bisa jadi gejala kanker payudara dan kondisi
itu harus segera diperiksakan ke dokter.
3. Pigmen kulit berubah
Kanker
kulit mematikan yaitu melanoma berasal dari sel-sel kanker yang
menyerang sel penghasil pigmen yang disebut melanosit. Meski biasanya
orang-orang cenderung mengkaitkan kanker kulit dengan tahi lalat,
nyatanya kanker ini juga bisa muncul akibat perubahan pigmen kulit.
Pada
wanita, melanoma biasanya muncul di punggung atau kaki, meski tak
menutup kemungkinan untuk muncul di bagian tubuh lainnya. Jadi ketika
pigmen Anda berubah, segera temui dokter kulit Anda.
4. Perdarahan yang tak biasa
Wanita
yang mengalami perdarahan tapi tidak sedang haid atau terjadi
perdarahan setelah memasuki masa menopause bisa jadi terkena kanker
endometrium. Perdarahan tak biasa lainnya juga bisa terjadi pada rektum
atau anus dan mengindikasikan kanker kolorektal atau usus besar.
Keluar
darah saat buang air kecil/besar juga dapat mengindikasikan adanya
kanker ginjal atau kanker kandung kemih. Untuk itu, segala jenis
perdarahan yang tak biasa harus diperiksakan ke dokter.
Tapi
karena sulit membedakan antara perdarahan yang tak biasa dengan darah
yang keluar saat haid, setiap wanita disarankan untuk memperhatikan
(kalau perlu mencatat) jika ada bercak darah yang tiba-tiba muncul dan
berlangsung selama beberapa minggu. Nantinya info ini dapat disampaikan
kepada dokter untuk membantu mendeteksi apa yang terjadi pada tubuh
Anda.
5. Berat badan mendadak turun
Berat
badan turun merupakan hal yang diidam-idamkan setiap wanita tapi
bagaimana jika berat badan mendadak turun hanya dalam waktu beberapa
bulan? Bisa jadi itu adalah pertanda adanya masalah kesehatan, entah itu
kanker atau hipertiroidisme yang seringkali dialami oleh wanita.
Hal
ini akan terlihat jelas, terutama jika Anda tidak sedang menjalankan
program diet, mengonsumsi obat-obatan tertentu atau rutin melakukan
aktivitas fisik. Apalagi hal itu terjadi, segera temui dokter Anda.
6. Demam tanpa sebab yang jelas
Suhu
tubuh yang meningkat merupakan gejala adanya infeksi tapi jika Anda
tidak sedang flu atau terkena infeksi lain, bisa jadi demam itu
mengindikasikan adanya kanker di dalam tubuh Anda. Namun demam yang
dikaitkan dengan kanker biasanya bertahan hingga lebih dari tiga hari
dan bisa naik-turun.
Yang perlu Anda ketahui adalah kanker yang biasanya diawali dengan gejala demam yaitu limfoma dan leukemia.
7. Batuk membandel
Yang
dikatakan sebagai batuk membandel adalah batuk yang bertahan hingga
3-4 minggu atau lebih dari 8 minggu. Meski batuk membandel bisa
diasosiasikan dengan demam, alergi dan flu tapi kondisi ini juga dapat
mengindikasikan adanya kanker paru-paru. Jika hal ini terjadi pada Anda,
apalagi jika Anda adalah seorang perokok, jangan tunda kunjungan Anda
ke dokter.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar